Minggu, 18 Maret 2018

"TABUNGAN QURBAN 1439 H" Daarul Khairat

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih dan maha penyayang

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
Segala puji bagi Allah yang hanya kepadaNya kami memuji, memohon pertolongan, dan mohon keampunan. Kami berlindung kepadaNya dari kekejian diri dan kejahatan amalan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang dapat menyesatkan, dan barang siapa yang tersesat dari jalanNya maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Dan aku bersaksi bahwa tiada sembahan yang berhak disembah melainkan Allah saja, yang tiada sekutu bagiNya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hambaNya dan RasulNya

أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad, beserta keluarga dan  para sahabat semuanya

❊❊❊❊❊

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Semoga keselamatan dan rahmat Allah, serta keberkahan-Nya terlimpah kepada Anda

DKM Daarul Khairat membuka kesempatan bagi para jamaah yang berniat melaksanakan ibadah Qurban 1439 H dengan bergabung bersama program :

TABUNGAN QURBAN

Hewan Qurban berupa Sapi
1 (satu) ekor sapi merupakan qurban dari 7 orang peng-qurban
Qurban satu ekor sapi untuk 7 orang ditetapkan sebesar :

Rp 2,9 juta/orang

untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi :

Tasa Yudistira (HP/WA 081315565647)
Agus Riono (HP/WA 089638438049)




وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sabtu, 17 Maret 2018

Ekstrakurikuler : "Bahasa Jepang untuk Anak"

DK. Mengambil kesempatan taklim malam minggu untuk anak dan remaja, materi Bahasa Jepang (Nihongo) diberikan oleh pemateri Elnasri.

17/3/2018


Materi ini diberikan dengan tujuan memberikan wawasan pengetahuan, khususnya bahasa, kepada anak-anak. Selain untuk memperkaya wawasan anak, variasi materi yang diberikan pada taklim anak dan remaja ini juga bertujuan agar anak tidak bosan atau jenuh mengikuti majelis belajar. Sehingga harapan dari para pembina adalah, anak akan terus tertarik mengikuti kegiatan-kegiatan positif, mengisi waktu di malam liburan (malam minggu).

Elnasri, pemateri pada sesi malam minggu kali ini adalah jamaah dari Masjid DK. Beliau memiliki ketrampilan menguasai beberapa bahasa asing, salah satunya Bahasa Jepang.
"Seru!": practice session


Materi Bahasa Jepang yang disampaikan bersifat pengenalan dengan kosakata yang akrab dengan dunia anak-anak.
Seperti misalnya :

Ini = kore wa ci
Itu = sore wa
Buku = hon
Pensil = enpitsu
Sepatu = kutsu

Roti ini enak = kore wa pan oishidesu

Daftar hadir : Diikuti oleh lebih 30 anak 



Taklim Anak & Remaja, Sabtu, 17/3/2018
Pemateri : Elnasri 
Moderator & rangkuman : Tassa Yudistira
Dok. Foto : Tassa Yudistira

Sabtu, 24 Februari 2018

"ASHABUL KAHFI" (bagian 1) : Taklim Anak & Remaja

DK. Taklim rutin anak dan remaja, malam Ahad kali ini diisi dengan materi Ashabul Kahfi.

"Apa itu ashabul kahfi?" tanya Ustadz Mulyana, S.Pd.I kepada anak-anak peserta taklim.

Beberapa anak menjawab bersahutan: "Kisah beberapa orang yang tertidur di dalam gua...."
"Berapa usia orang-orang tersebut?" Usia mereka adalah sekira seumuran kalian, remaja, para pemuda..."

"Berapa lama mereka tertidur?"
Salah seorang anak menjawab: "309 tahun qomariyah Ustadz...."

"Berapa jumlah pemuda tersebut?"
Ustadz menerangkan, bahwa ada orang yang mengatakan jumlah mereka adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan jumlah mereka adalah lima orang yang keenam adalah anjingnya, dan (yang lain lagi) mengatakan: jumlah mereka tujuh orang yang kedelapan adalah anjingnya.
Allah subhanahu wa Ta'ala yang lebih mengetahui jumlah mereka yang sebenarnya (QS. Al-Kahfi : 22)

Selanjutnya Ustadz nengajak anak-anak peserta taklim membuka Quran Surah ke-18 yaitu Surah Al-Kahfi : 9-12 dan membacanya bersama-sama.


أَمْ حَسِبْتَ أَنَّ أَصْحَابَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيمِ كَانُوا مِنْ آيَاتِنَا عَجَبًا
9. “Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqiim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?"

إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
10. (Ingatlah) tatkala pemuda-pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdo’a: "Wahai Rabb kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)."
فَضَرَبْنَا عَلَىٰ آذَانِهِمْ فِي الْكَهْفِ سِنِينَ عَدَدًا
11. Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu,
ثُمَّ بَعَثْنَاهُمْ لِنَعْلَمَ أَيُّ الْحِزْبَيْنِ أَحْصَىٰ لِمَا لَبِثُوا أَمَدًا
12. kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu yang lebih tepat dalam menghitung berapa lamanya mereka tinggal (dalam gua itu).

*****
Setelah membaca ayat demi ayat Ustadz Mulyana kemudian menjelaskan :
Kisah Ashabul Kahfi ini terjadi pada jaman sebelum Rasulullah Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.

Pada masa tersebut hiduplah seorang raja yang kejam dan sewenang-wenang dalam memimpin rakyatnya.  Raja yang otoriter ini memberlakukan aturan yang tak boleh dilanggar oleh rakyatnya, yaitu semua rakyat diwajibkan menyembah raja dan tak ada satupun rakyat yang diperbolehkan menyembah selain raja tersebut. Raja menganggap dirinya adalah Tuhan.
Siapapun yang menentang keinginan raja maka sama saja ingin mengakhiri hidupnya lebih awal.

Karena ketakutan, sebagian besar rakyat di negeri itu tunduk dengan aturan sang raja. Meskipun demikian, ada sekelompok pemuda yang tidak mau mematuhi keinginan raja, mereka secara sembunyi-sembunyi tetap mempertahankan keyakinan untuk menyembah dan mengakui bahwa hanya ada satu Tuhan yang pantas disembah dan dimintai pertolongan. Dialah Allah subhanahu wa Ta'ala.

Raja kemudian mengetahui keimanan pemuda-pemuda tersebut maka dibawalah para pemuda tersebut kehadapan raja. Sesampainya dihadapan Raja, para pemuda ditawari berbagai hal yang menggiurkan, seperti: jabatan tinggi, kekuasaan/kekayaan melimpah dan wanita tercantik di negeri itu, asal mereka mau melepas keimanan dan hanya menyembah raja.

Namun para pemuda tersebut bukanlah pemuda dengan iman yang mudah rusak. Tawaran raja ditolak dengan tegas dan mereka lebih memilih Allah subhanahu wa Ta'ala sebagai Tuhan sepanjang hidupnya.

Hal ini membuat Raja murka dan mengancam akan menghukum mati pemuda-pemuda tersebut.
Kemudian dengan bekal secukupnya dan beberapa keping uang, pemuda-pemuda ini akhirnya pergi dari kerajaan untuk bersembunyi, mempertahankan ke-imanannya. Hingga akhirnya sampai di sebuah gua. Karena kelelahan mereka tertidur di dalam gua.................
(bersambung pada pertemuan berikutnya...)

SAMPAI disini pemateri Ustadz Mulyana,  menyudahi pembahasan, dan Inshaa Alloh akan disambung pada taklim yang akan datang.

*******
Sebelum menutup materi, kesempatan bertanya diberikan kepada peserta taklim.

Seorang anak kemudian bertanya:
"Ustadz......dimana seekor anjing yang mengikuti/menemani para pemuda itu selama di gua??"

Ustadz menjawab:
"Bagus.....berarti kalian menyimak.....
Anjing tersebut ada di sekitar pintu, di luar gua. Karena bila di dalam gua maka Malaikat Rahmat tidak akan masuk untuk mendo'akan ampunan dan kebaikan pada para ashabul kahfi"

Seperti dalam hadits :
Aku (Abu Thalhah) mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Malaikat (rahmat) tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada anjing dan (atau) gambar patung (HR. Bukhari).

Anjing (air liurnya) adalah najis berat. Banyak membawa/mengandung kuman, bakteri maupun virus. Dalam Islam bila bagian tubuh kita terkena liur anjing/dijilat anjing, maka harus dibasuh tujuh kali dengan salah satunya dengan tanah.

Tanah, menurut ilmu kedokteran modern diketahui mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman, yakni: tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) yang efektif kuman (baca : Tanah, zat pembersih mengungguli sabun dan antibiotik)

*******

Rangkuman Taklim :
Tafsir surat Al Kahfi ayat 9-12 adalah sbb :
  1. Keteguhan iman para pemuda ashabul kahfi  yang tidak mau menggadaikan imannya untuk ditukarkan dengan kehidupan duniawi yang ditawarkan oleh penguasa (raja).
  2. Ke-Maha Kuasa-an Allah subhanahu wa Ta'ala terhadap para pemuda penghuni gua sehingga diberi usia 309 tahun qomariyah (sekitar 350 tahun menurut sebagian ahli tafsir).
  3. Terkait binatang peliharaan (anjing) yang ditakdirkan menjadi mulia lantaran berinteraksi (bergaul) dengan hamba-hamba yang shalih (para pemuda ashabul kahfi, penghuni gua).
  4. Uzlah (mengasingkan diri) adalah salah satu pilihan terbaik untuk menunjukan izzah (harga diri/kemuliaan) seorang hamba beriman.
24/2/2018

Taklim Anak & Remaja, Sabtu, 24/2/2018
Pemateri : Ust. Mulyana, S.Pd.I (guru pada Mutiara Hati)
Moderator & rangkuman : Ust. Momon
Dok. Foto : Abu Zaidan/WA