Sabtu, 05 Mei 2018

PENGERJAAN KUBAH DAARUL KHAIRAT



بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh

Segala puji bagi Allah yang hanya kepada-Nya kami memuji, memohon pertolongan, dan mohon keampunan. 
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala melimpahkan rahmat dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga dan para sahabat semuanya.

Panitia Pembangunan Masjid Jami' Daarul Khairat sejak bulan Maret 2018 mulai melaksanakan pembuatan kubah masjid. Estimasi biaya pembuatan kubah adalah sbb :


Dari estimasi biaya sebesar Rp. 106.150.000,-  telah tersedia dana sebesar Rp. 15 juta yang dipergunakan sebagai uang muka belanja bahan. Sedangkan kekurangan dana ditawarkan kepada jamaah sebagai donatur.
Bagi Jamaah yang berniat menjadi donatur dapat menyalurkan dananya baik secara

TUNAI  :
kepada Panitia Pembangunan  
H. Sartono 
HP./WA : 08129568250


 TRANSFER  :
BANK SYARIAH MANDIRI 
Nomor Rekening 7010283196 
a/n Sartono QQ Daarul Khairat
  

Atas donasi yang diberikan, semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala membalas berlipat ganda. 

 وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Tahap-Tahap Pengerjaan Kubah Masjid Daarul Khairat :

1. Perakitan Rangka Kubah
Rangka besi dari kubah adalah pipa besi ukuran 5 inchi, tempat dimana bagian-bagian panel/lembaran GRC kubah akan dipasang dengan sistem joint antar panel (klik disini baca: pemasangan-grc-kubah-masjid).


Perakitan rangka kubah 
(Sabtu, 7 April 2018)
Rangka kubah adalah konstruksi pipa besi
(Sabtu, 7 April 2018)
2. Pemasangan Panel Kubah
Setelah konstruksi rangka besi terpasang, maka tahap selanjutnya adalah pemasangan lembaran/bagian-bagian panel GRC (Glassfibre Reinforced Concrete - klik disini).


Pemasangan panel GRC bagian dalam
(Sabtu, 5 Mei 2018)
Proses penutupan celah antar panel kubah bagian dalam
(Sabtu, 5 Mei 2018)

Proses pemasangan panel GRC bagian luar :
Belum sepenuhnya tertutup...
(Sabtu, 5 Mei 2018)


3. Finishing
Sebagai tahap akhir atau finishing pengerjaan kubah adalah pengecatan yang targetnya adalah sebelum memasuki bulan Ramadhan 1439 H. Sehingga harapan dari panitia pembangunan adalah pada Ramadhan nanti atap dan kubah di lantai 2 masjid sudah tertutup sempurna.


*******

Panitia Pembangunan Masjid DK.
Ketua Pelaksana : H. Sartono Azis
Dokumentasi : Tasa Yudistira & W/A

BKMT : Penutupan Pengajian Jelang Ramadhan 1439 H

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ ١
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ ٢
Itulah orang yang menghardik anak yatim,

وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ ٣
dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.

فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ ٤
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,

الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ ٥
(yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,

الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ ٦
orang-orang yang berbuat riya.

وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ ٧
dan enggan (menolong dengan) barang berguna.

(Q.S. Al Maun 1-7)
*******

DK. Taklim rutin BKMT Masjid Daarul Khairat/ RW 21 TRB pada Sabtu pagi 5 Mei 2018 / 19 Sya'ban 1439, menjadi taklim penutup sebelum memasuki bulan Ramadhan 1439 H. Panitia yang bertugas pada pengajian Taklim BKMT kali ini adalah Majelis Taklim Miftahul Jannah dari RT 05. Sebelum pengajian dimulai, waktu diisi oleh ibu-ibu grup Marawis dari Majelis Taklim Al Hidayah - RT 03.

Lantunan Surah Ar-Rahman dan surah-surah pilihan membuka taklim. Dilanjutkan sambutan Ketua BKMT Ustz. Nana Robiana. Pada kesempatan sambutan, disampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh majelis taklim yang selalu mendukung-berjalannya program-program BKMT. Juga apresiasi kepada majelis taklim dan para jamaahnya yang senantiasa menyalurkan shadaqoh jariyah.

Materi taklim diisi oleh Ustadzah Aqidah Anwar, Lc. Dalam menyambut Ramadhan, beliau menyampaikan materi terkait dengan ibadah dalam Islam yang berdimensi vertikal  dan horizontal, ritual dan sosial, hablum minallah dan hablum minannas.

Dalam ajaran Islam dikenal adanya dimensi vertikal dan horisontal, dimensi ritual dan dimensi sosial. Sebagian umat Islam ada yang memahaminya sebagai dua hal yang terpisah, sehingga menganggap bahwa hubungan dengan Allah dalam ibadah ritual adalah satu hal. Dan hubungan dengan sesama manusia adalah hal yang lain. Pemikiran semacam ini berakibat pada pemahaman agama yang sempit yang membatasi agama hanya pada ajaran dan praktek ritual.

Dengan pemahaman agama yang semacam ini, maka yang akan muncul adalah bentuk perilaku agama yang hanya sebatas pada memenuhi persyaratan-persyaratan formal. Padahal kalau dicermati ajaran-ajaran yang tertuang dalam Al Quran, banyak didapati mengenai hubungan yang tidak terpisah antara dimensi vertikal dan dimensi horisontal, antara dimensi ritual dan dimensi sosial. 

Ketakwaan mempersyaratkan dipenuhinya kedua dimensi ajaran Islam tersebut. Sehingga, seseorang dikatakan bertakwa bukan hanya karena telah percaya kepada Allah subhanahu wa ta'ala dan telah menjalankan shalat, tetapi juga bersedia menafkahkan sebagian harta yang dimilikinya kepada sesama.

Kewajiban-kewajiban ritual agama yang dikerjakan, seperti shalat puasa, zakat dan haji, bukan hanya sekedar bentuk-bentuk perilaku ritual yang menyangkut hubungan dengan Allah semata. Tetapi, kewajiban-kewajiban tersebut harus pula memiliki nilai-nilai sosial, sehingga kewajiban-kewajiban ritual tadi baru akan memiliki makna ketika mampu menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama.

"Mereka yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rizki yang Kami berikan. Mereka itulah yang benar-benar beriman; di sisi Tuhan mereka memperoleh derajat (yang tinggi), pengampunan dan rizki yang bersih" (Q.S. Al Anfal: 3-4)

"Maka celakalah orang-orang yang shalat, yang lalai dalam shalat mereka, yang hanya ingin dilihat (orang), tetapi menolak (memberi) bantuan." (Q.S. Al Maun: 4-7)


Penegasan Al Quran dalam surah Al Maun tersebut di atas, dapat dipahami bahwa dalam beragama jangan hanya berhenti pada sebatas formalitas saja.

Muslim yang baik adalah yang seimbang antara ibadah formalnya dengan ibadah sosialnya. Seimbang antara hablum minallah dan hablum minannas-Nya.

"Kehinaan akan ditimpakan kepada manusia di mana pun mereka berada kecuali kalau manusia itu menbina hubungan baiknya dengan Allah dan hubungan baiknya dengan sesama manusia…” (Q.S. Ali lmran: 112).

Wallahu a'lam

******

Pengajian taklim kemudian diisi juga dengan santunan yatim piatu dhuafa.
Menjelang waktu Dhuhur, taklim ditutup dengan ramah tamah dan saling maaf memaafkan menjelang Ramadhan 1439 H. (W/A)




Pembukaan : 
Dipandu MC : Ibu Wiwik
Pembacaan Al Quran : Ibu Yulia & Ibu Hindiyah)
Majelis Taklim Miftahul Jannah - RT 05 :
EO Taklim BKMT pada Sabtu, 6 Mei 2018 


Grup Marawis : Majelis Taklim Al Hidayah - RT 03

Pemateri : Ustz. Aqidah Hasan, Lc

Santunan anak yatim/piatu TRB
dipandu Hj. Dedeh Sa'adah



*******
Taklim Rutin Majelis Taklim Ibu-ibu
Sabtu pagi 5/5/2018
Supervisi : BKMT (Ustz. Nana Robiana)

Selasa, 01 Mei 2018

RAPAT PENGURUS DKM : "PERSIAPAN RAMADHAN 1439 H"

DK. Pengurus DKM DK pada Selasa 1 Mei 2018 menggelar rapat sebagai persiapan segenap elemen pengurus DKM menghadapi bulan Ramadhan 1439 H. Ba'da Isya, rapat dipimpin langsung oleh Plt. Ketua DKM Arif Armansyah.

Rapat menyepakati hal-hal sbb :
1. Pembentukan "Panitia Ramadhan 1439 H" 
2. Pelaksanaan Kerja Bakti di Masjid Jami Daarul Khairat. Bersih-bersih dan bebenah persiapan memasuki bulan Ramadhan 1439 H Ahad 13 Mei 2016 (Pagi s/d selesai)
3. Pawai menyambut Ramadhan (tarhib) santriwan/wati TPA/TPQ Masjid Daarul Khairat dan TPA/TPQ  Masjid/Mushalla se-Taman Raya  Kamis 10 Mei 2018 (Pagi)
4. Pesantren kilat bagi anak dan remaja Minggu Pertama Ramadhan 1439 H
5. Peringatan Nuzulul Quran (Penceramah:Ust. Aang Muslih, S.Pd.I) 16 Ramadhan 2018 Ba'da Sholat Isya








Tanggal 1 Ramadhan 1439 :
menunggu Keputusan Menteri Agama RI

*******

Selasa Malam (01/05/2018)
Supervisi : Bidang Takmir & Ibadah