![]() |
| Taklim Ridho: Ust. Guntur |
1. Penciptaan alam semesta
Dalam Al Quran, terdapat ayat-ayat yang mengajak manusia untuk ber-tadabbur dan berpikir tentang penciptaan alam yang akan mengantarkan pada ma'rifat dan keimanan terhadap Alloh Maha Pencipta.
QS. Ali Imran (190-191) :
إِنَّفي خَلْقِ السَّماواتِ وَ الْأَرْضِ وَ اخْتِلافِ اللَّيْلِ
وَ النَّهارِ لَآياتٍ لِأُولِي الْأَلْبابِ
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,
الَّذينَ يَذْكُرُونَ اللهَ قِياماً وَ قُعُوداً وَ عَلى جُنُوبِهِمْ وَ يَتَفَكَّرُونَ في خَلْقِ السَّماواتِ
وَ الْأَرْضِ رَبَّنا ما خَلَقْتَ هذا باطِلاً سُبْحانَكَ فَقِنا عَذابَ النَّارِ
وَ الْأَرْضِ رَبَّنا ما خَلَقْتَ هذا باطِلاً سُبْحانَكَ فَقِنا عَذابَ النَّارِ
(yaitu) orang-orang yang mengingat Alloh sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.
QS. Ar-Ruum (22) :
QS. Ar-Ruum : 30
2. Mengenali diri manusia dan proses kehidupan
وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَانِكُمْ ۚإِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِلْعَالِمِينَ
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahuiQS. Ar-Ruum : 30
فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا ۚفِطْرَتَ الَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَالَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ الَّهِ ۚذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Alloh); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Alloh. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
***
Pada akhirnya bahwa dengan mengenal Alloh, manusia akan senantiasa bersyukur. Dalam setiap keadaan dan kondisi akan selalu mengingat kepada Alloh. Apalagi saat keadaan darurat atau bahaya, akan menyebut/mengingat Alloh.
Senantiasa mengingat, baik saat berdiri, duduk, maupun berbaring dengan zikir dan beribadah. Seraya berpikir tentang penciptaan langit dan bumi, akan menguatkan ma'rifat dan keimanan pada Alloh azza wa jalla. (WA/DK).
***
Pada akhirnya bahwa dengan mengenal Alloh, manusia akan senantiasa bersyukur. Dalam setiap keadaan dan kondisi akan selalu mengingat kepada Alloh. Apalagi saat keadaan darurat atau bahaya, akan menyebut/mengingat Alloh.
Senantiasa mengingat, baik saat berdiri, duduk, maupun berbaring dengan zikir dan beribadah. Seraya berpikir tentang penciptaan langit dan bumi, akan menguatkan ma'rifat dan keimanan pada Alloh azza wa jalla. (WA/DK).
Taklim RIDHO, Sabtu, 3/2/2018
Pemateri : Ust. Guntur
Dok. Foto : Rosa Herdiansyah.
*****
Bidang Pembinaan Anak, Remaja & Seni Budaya Islam (Rosa Herdiansyah)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar