*******
Tarhib secara etimologis (bahasa) berasal dari kata 'ra-hi-ba, yarhabu, rahbun' yang berarti luas, lapang dan lebar.
Selanjutnya menjadi 'rahhaba, yurahhibu, tarhiban' yang mengandung arti menyambut, menerima dengan penuh kelapangan, kelebaran dan keterbukaan hati (Kamus al-Munawwir).
***
Marhaban berasal dari akar kata rahib (ra-ha-ba) yang artinya menyambut (Kamus Al-Munjid - Kamus Besar Bahasa Arab).
Marhaban berasal dari akar kata rahib (ra-ha-ba) yang artinya menyambut (Kamus Al-Munjid - Kamus Besar Bahasa Arab).
Masdarnya adalah tarhib yang mengandung makna penyambutan.
***
Tarhib Ramadhan secara terminologis (istilah) berarti menyambut kedatangan bulan Ramadhan dengan segala kesiapan, keluasan, kelapangan, keterbukaan dan kelebaran yang dimiliki, baik materil maupun spritual, jiwa dan raga serta segala apa yang ada dalam diri kita.
Jadi ketika kita mengatakan, "Aku men-tarhib Ramadhan"
bermakna "Kedatangan bulan Ramadhan akan aku sambut secara total, maksimal dan optimal".
Antara istilah Tarhib dan Marhaban secara makna sama-sama bisa digunakan karena mengandung arti yang sama yaitu menyambut dengan senang hati, gembira, lapang dan secara terbuka lebar.
(Sumber: Dari berbagai sumber)
*******
DK-TRB. Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriyyah, DKM Masjid Jami' Daarul Khairat mengadakan pawai tarhib Ramadhan, Kamis pagi 24 Sya'ban 1439 atau 10 Mei 2018.
Kegiatan ini diikuti oleh santriwan-santriwati TPQ DK dan TPQ di Perumahan TRB didampingi para guru TPQ; remaja masjid DK (Ridho) bersama para Ustad pembinanya; Ibu-ibu jamaah majelis taklim dan Ketua/pengurus BKMT; serta sejumlah jamaah DK. Tak kurang 200-an peserta berpartisipasi dalam kegiatan ini. Pawai dimulai dari halaman masjid, pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Dibuka oleh Ketua I DKM : H.M. Dulfi dan setelah doa yang dipimpin Koordinator Bidang Takmir dan Ibadah: Ust. Endang Suprapto, pawai tarhib dilepas dengan rute seputar perumahan Taman Raya Bekasi.
Ketua I DKM DK :
H.M. Dulfi
Bidang Takmir & Ibadah:
Ust. Endang Suprapto
Persiapan menjelang pawai
Dimeriahkan oleh
Marawis RIDHO


Istirahat seusai pawai
tarhib Ramadhan 1439 H :
"snack & doorprize"
*******
Bergembira menyambut Ramadhan adalah karena banyaknya kemuliaan, keutamaan, dan berkah pada bulan ini. Beribadah semakin nikmat dan lezatnya bermunajat kepada Allah subhanahu wa ta'ala.
قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ
Katakanlah: "Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan". (Q.S. Yunus: 58)
Kabar gembira mengenai datangnya Ramadhan sebagaimana dalam hadits berikut:
“Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (H.R. Ahmad)
Wallahu a'lam
*******
"Tarhib Ramadhan 1439 H"
Kamis, 10 Mei 2018 / 24 Sya'ban 1439 H
Panitia Ramadhan 1439 H
Dokumentasi : Tassa Yudistira


Tidak ada komentar:
Posting Komentar