Oleh
Ust. Sahal Fadli
Kultum Ba'da Isya - 25 Ramadhan 1443
*****
Rasulullah shallallahu 'alaihi wassallam bersabda yang diriwayatkan Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu, dalam hadits:
الْجَنَّةُ مُشْتَاقَةٌ اِلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ : تَالِى الْقُرْانِ, وَحَافِظِ اللِّسَانِ, وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ, وَصَا ئِمٍ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ
"Surga merindukan empat golongan: orang yang membaca Al-Qur'an, menjaga lisan (ucapan), memberi makan orang lapar dan puasa di bulan Ramadhan (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).
*****
Ada 4 golongan orang/manusia yang dirindukan oleh surga, yaitu :
1. Orang yang Membaca Al-Qur’an
Golongan pertama adalah orang-orang yang lisannya senantiasa digunakan untuk membaca kalam Allah.
"Bacalah Al-Qur'an, karena dia akan datang pada hari kiamat sebagai pembela (pemberi syafaat) bagi orang yang mempelajari dan menaatinya." (HR. Muslim).
Suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wassallam, ditanya, "Siapakah Muslim yang paling utama?" Beliau menjawab, "Orang yang bisa menjaga lisan dan tangannya dari berbuat buruk kepada orang lain." (HR. Bukhari).
1. Orang yang Membaca Al-Qur’an
Golongan pertama adalah orang-orang yang lisannya senantiasa digunakan untuk membaca kalam Allah.
"Bacalah Al-Qur'an, karena dia akan datang pada hari kiamat sebagai pembela (pemberi syafaat) bagi orang yang mempelajari dan menaatinya." (HR. Muslim).
Oleh karena itu menjadi keutamaan dan penting bagi para orang tua untuk mengenalkan serta mengajarkan kepada anak-anaknya membaca Al-Qur'an. Al-Qur'an akan menjadi bekal bagi anak-anak, menjadi petunjuk menjalani kehidupan yang benar di masa depan juga untuk meningkatkan harkat orang tua di hadapan Allah di akhirat kelak. Allah Subhanahu Wa Ta'ala menjamin keberkahan di akhirat bagi orang tua yang anaknya membaca dan mengamalkan Al-Qur'an.
2. Orang yang Menjaga Lisan (Wa haafizhul-Lisan)
Golongan kedua yang dirindukan oleh surganya Allah Subhanahu Wa Ta'ala adalah orang-orang yang menjaga lisannya.
Berhati-hatilah dengan mulut/lisan kita karena sebuah ucapan bisa menjerumuskan kita ke dalam api neraka. Menjaga lisan dengan tidak berbicara/mengucapkan perkataan yang dapat menyakiti orang lain.
3. Orang Memberi Makan Kepada Orang yang Kelaparan (Wa muth’imul-ji’aan)
4. Orang yang Berpuasa di Bulan Ramadhan (Wa shoimiin fii syahri Romadhon)
4. Orang yang Berpuasa di Bulan Ramadhan (Wa shoimiin fii syahri Romadhon)
______________
DK - Ramadhan 1443 H
Artikel Terkait :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar